Fakultas Pertanian dan Bisnis Universitas Dwijendra Gaungkan Perlindungan Petani Menuju Kesejahteraan Melalui Seminar Alumni

Denpasar – Perlindungan dan pemberdayaan petani menjadi tema utama dalam Seminar Alumni yang menghadirkan Rektor Universitas Dwijendra, Prof. Dr. Gede Sedana, sebagai narasumber. Mengusung tema “Perlindungan dan Pemberdayaan Petani Menuju Kesejahteraan”, seminar ini diselenggarakan oleh Fakultas Pertanian dan Bisnis Universitas Dwijendra dan diikuti oleh alumni Program Magister (S2) Penyuluhan Pertanian, alumni Program Studi S1 Agribisnis, alumni Program Studi S1 Agroteknologi, akademisi, mahasiswa, serta para pemangku kepentingan di bidang pertanian.

Dalam paparannya, Gede Sedana menegaskan bahwa petani harus memperoleh perlindungan yang menyeluruh, mulai dari kepastian usaha tani, kemudahan akses permodalan, pemanfaatan teknologi, penguatan pemasaran hasil pertanian, hingga jaminan dalam menghadapi risiko perubahan iklim dan fluktuasi harga. Menurutnya, pemberdayaan petani merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan mereka.

Seminar yang diselenggarakan oleh Fakultas Pertanian dan Bisnis Universitas Dwijendra tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam merumuskan solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi sektor pertanian. Kegiatan ini juga menjadi wadah berbagi gagasan, pengalaman, dan inovasi guna mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan.

Gede Sedana menambahkan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menghasilkan inovasi, penelitian, serta pendampingan kepada petani agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tuntutan pasar. Kolaborasi lintas sektor, menurutnya, merupakan kunci dalam menciptakan ekosistem pertanian yang lebih maju, tangguh, dan berdaya saing.

Seminar berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang diikuti dengan antusias oleh para peserta. Berbagai masukan dan rekomendasi yang mengemuka diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam memperkuat kebijakan perlindungan dan pemberdayaan petani di masa mendatang, sehingga cita-cita mewujudkan petani yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing dapat tercapai.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top